Peluang Usaha Bisnis Reseller Tas Online

Spread the love

Bisnis online menawarkan banyak kemudahan bagi banyak kalangan saat ini. Sifatnya yang tidak terikat tempat dan waktu memungkinkan untuk dilakukan siapapun, mulai dari ibu rumah tangga, mahasiswa, pekerja paruh waktu, bahkan pekerja kantoran pun masih bisa melakukan usaha sampingan dengan bisnis online.

Salah satu bisnis online yang layak untuk dilirik saat ini adalah reseller tas import. Tas adalah salah satu aksesoris fashion wanita yang banyak dicari. Banyak sekali alasan orang mencari tas, bisa jadi karena memang sedang membutuhkan tas untuk membawa barangnya, untuk melengkapi gaya busananya, atau ada juga yang mencari tas sebagai investasi. Apapun alasannya, tas saat ini sudah menjadi kebutuhan penting bagi kaum wanita, yang seakan mereka tidak lengkap bepergian tanpa menentengnya. Itulah sebabnya bisnis tas selalu ramai.

Namun sebelum terjun ke bisnis reseller tas, perlu dipahami dulu bahwa tas ada banyak sekali jenisnya. Ada tas lokal, tas import, dan tas branded.

Tas lokal adalah tas buatan lokal, biasanya diproduksi oleh UKM. Beberapa daerah yang dikenal sebagai sentra produksi tas adalah Bogor, Bandung, Yogyakarta dan beberapa daerah lain. Tas lokal harga dan kualitasnya beragam. Ada yang kualitasnya tidak begitu bagus sehingga dijual dengan harga murah, dan ada juga yang kualitasnya bagus yang dijual dengan harga mahal.

Berbeda dengan tas lokal yang diproduksi di dalam negeri, tas import adalah tas yang diimport dari luar negeri, biasanya dari China atau Korea. Tas import banyak masuk ke Indonesia melalui Batam sehingga dikenal juga sebagai tas batam. Ada juga importir-importir yang berasal dari Jakarta, Surabaya, dan kota-kota yang dekat pelabuhan. Tas import ini sebagian adalah tas KW dan sebagian lain tas original non merek. Kalaupun bermerek sendiri biasanya bukan merek yang terkenal.

Sementara tas branded biasanya adalah tas karya desainer atau produsen tas ternama. Diantara merek tas branded yang terkenal adalah, tas Louis Vutton (LV), tas Gucci, tas Chanel, tas Dior, tas Hermes, tas Charles and Keith (CNK), dan masih banyak lainnya. Tas branded semacam ini harga jualnya mencapai puluhan hingga ratusan juta rupiah. Bahkan tidak sedikit yang harga milyaran. Tentu penggemarnya bukan orang biasa, tapi para sosialita dan ibu-ibu yang berkantong tebal. Tas branded biasanya juga dianggap sebagai investasi bagi pemiliknya. Ya investasi seperti tanah, rumah/property, dan emas. Bagi kalangan tertentu, menentang sebuah tas branded adalah sebuah kebanggaan sendiri, dan menunjukkan status sosial seseorang.

Masing-masing jenis tas memiliki penggemar dan pembeli. Ada yang kantongnya terbatas sehingga lebih memilih tas lokal atau tas import. Sementara yang berkantong tebal biasanya memilih tas branded. Nah, sebaiknya sebelum memulai bisnis reseller tas, anda tentukan dahulu mau menyasar segmen yang mana. Apakah pelanggan anda adalah kalangan yang berduit banyak atau tidak. Kalangan yang berduit banyak jarang yang mau menggunakan tas KW atau tas yang tidak bermerek, karena akan berpengaruh terhadap image mereka. Sementara yang berduit cekak juga tidak akan mampu membeli tas branded merek terkenal karena harganya selangit dan di luar jangkauan mereka.

Setelah anda tentukan mau jualan ke segmen yang mana, maka barulah cari supplier yang menjual barang tersebut. Ada tips-tips khusus cara mencari supplier yang terpecaya, dan ini akan kita bahas pada kesempatan lain. Yang penting sekarang anda sudah tahu peluang bisnis jualan tas online.